Dialog imajiner antara Qolbu dan Aqli


*Qolbu dan Qqli* adalah ornamen tubuh bagi mahluk ciptaan Sang Maha Pencipta, mereka keduanya melekat dalam tubuh setiap mahluk, namun keduanya lebih melekat dan acapkali menjadi "bulan-bulanan" manakala sang tubuh melakukan perbuatan yang nyeleneh..banyak kata atau bahkan makian, cercaan dan bahkan hinaan yang musti di terima baik oleh *Qolbu* maupun oleh *Aqli* atau bahkan keduanya sekaligus menerima "hukumannya", seperti "perbuatan tak bermoral, tak gunakan akal sehat, sudah mati qolbu nya" bahkan kadang di setarakan dengan hewan atau bahkan lebih rendah dari hewan.., kata kata itu sering kita dengar dan di ucapkan oleh orang orang yang "mempunyai Qolbu dan Aqli" ⁉⁉⁉

*kekinian*

Saat ini segenap umat islam di berbagai belahan dunia, ramai berguncing, membuat statement penghujatan atas sikap politik presiden USA, Donald Trump yang akan memindahkan kantor kedubes Israel ke Yerusalem...
Reaksi tak tanggung tanggung di munculkan untuk menolak sikap tersebut..bahkan *Qolbu dan Aqli*  setiap muslim, ya..hampir setiap muslim *Qolbu dan Aqli* turut terprovokasi dengan berbagai cara, dari mulai senyum sinis, marah, celoteh dengan sumpah serapah hingga penghujatan bahkan ajakan pemboikotan produk produk USA dan koleganya...

Qolbu : wahai Aqli sodaraku setubuh, lihatlah mereka..kini saling hujat..

Aqli : hmm..aku heran..apa mereka tak memahami atau mereka tengah lupa pada kita ya...

Qolbu : aku juga tak mengerti..mudah sekali mereka mengumbar amarah dan kebencian..hanya karena ucapan yang menurut mereka di ucapkan oleh orang yang tak punya akal dan nurani..tapi mereka pun tersulut..

Aqli : iya..aku pun merenung berpikir, sebenarnya apa yang ada di benak mereka, padahal mereka sudah memberi stempel bahwa Donald Trump adalah tak bermoral dan berakal..tapi kenapa mereka juga bertingkah seperti layaknya tak ada Qolbu dan Aqli ya..,  kemana mereka tatkala banyak manusia butuh sentuhan kasih sayang, butuh bantuan demi kemanusiaan, kemana...tatkala si fulan sedih meratapi keluarganya yang tak mampu berobat, tak mampu mengenyam pendidikan, tak mampu membeli panganan untuk penyambung hidup sehari hari...tak ada yang peduli...padahal meraka mengaku bermoral dan berakal sehat...

Qolbu : sudahlah sodaraku setubuh..perbedaan bermoral dan tak bermoral,  serta berakal dan tak berakal di jaman kekinian bukanlah dilihat pada manfaat kemanusiaannya tetapi pada kepopuleran, dan raupan yg diraihny.

*Qolbu dan Aqli* *terdiam membisu, beku dan mati*

GDP
Medio
10/12/2017
20:20 wib