Kedai Cahaya Pekanbaru Kenalkan Sajian Baru Buka Puasa Lewat Kuis Berhadiah

Stand Kedai Cahaya
Padang, (d'Monitor) - Kehadiran bulan suci Ramadhan 1439 H ikut memacu kreativitas para pegiat kuliner untuk menghadirkan sajian kekinian buka puasa. Seperti yang dilakukan oleh Kedai Cahaya, pemasar Thai Tea Cahaya, Es Kepal Cahaya, Goban Choco, dan Parfum Jawara. Toko online ini mengenalkan sajian baru buka puasa dengan menggelar 'Kuis Ramadhan 1439 H Kedai Cahaya Berhadiah'. Kuis ini dibuka pada hari Rabu 23 Mei 2018 dan ditutup pada hari Rabu 30 Mei 2018 pukul 24.00 WIB.

 Brosur Kuis Ramadhan 1439 H
Kedai Cahaya Berhadiah
"Program promo berupa kuis berhadiah yang kami gelar ini untuk mengenalkan beberapa produk makanan dan minuman alternatif bagi masyarakat Kota Pekanbaru, sebagai sajian baru untuk berbuka puasa," kata Nursyamsi Mas'ari, Owner and Founder Kedai Cahaya.

Nursyamsi juga mengatakan, kuis berhadiah yang digelar oleh Kedai Cahaya ini sebagai bentuk apresiasi pada para langganan setianya. Kedai Cahaya berlokasi di Gang Sekolah, Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kota Pekanbaru. Kuis perdana yang digelarnya ini megangkat tema 'Ramadhan Mulia Bersama Kedai Cahaya'. 

Pertanyaan yang diajukan pada kuis ini adalah 'Surah dan Ayat ke Berapa di Al Qur'an Mengenai Kewajiban untuk Berpuasa?'. 

Thai Tea Cahaya,
sajian baru buka puasa dari Kedai Cahaya
Adapun syarat dan ketentuan untuk megikuti kuis ini; setiap peserta wajib memfollow akun instagram @kedaicahaya1993, jawaban kuis ditulis pada kolom komentar pada postingan kuis ini di akun instagram @kedaicahaya1993, dengan men-Tag lima teman aktif. 

Menurut informasinya, para pemenang akan diumumkan pada hari Kamis, 31 Mei 2018, di akun instagram @kedaicahaya1993. Akan ditentukan dua orang pemenang yang berhak untuk mendapatkan beberapa hadiah menarik, seperti; 3 varian Goban Choco, 3 varian Thai Tea Cahaya, dan 1 buah buku novel 'Jawi-Jawi' karya Muhammad Muhsin Lahajji. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat. (M. Fadhli)
Read More »

Yayasan Daarul Qur’an As-Sakinah Kampar Wisuda Cikal Generasi Qurani

Padang, (d'MonitorPadang) - Suasana kemeriahan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Kabupaten Kampar ke-49 yang baru saja ditutup, berlanjut dengan kemeriahan acara wisuda dan khatam Quran para santri binaan Yayasan Daarul Qur’an As-Sakinah yang digelar pada hari Kamis 10/5/2018 dari pukul 09.00 - 17.00 WIB di halaman gedung TK Alam Panjang As-Sakinah, Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Acara yang berlangsung lancar dan sukses ini diwarnai tangis haru.

"Meskipun berat untuk berpisah dengan 35 orang santri TK yang kami wisuda hari ini, kami mendoakan semoga saja bekal ilmu agama yang sejak dini kita tanamkan pada mereka kelak dapat menumbuhkan generasi Qurani di tengah masyarakat," kata Nurhabibi Mas'ari, Ketua Penyelenggara acara, pada kata sambutannya.

Acara yang dibuka oleh Umi Nurbaini, Guru TK Alam Panjang As-Sakinah, diiringi dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Aiman Rizkullah dan saritilawah oleh Nadia Salsabila, para santri berprestasi TK Alam Panjang As-Sakinah, dan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dituntun oleh Ustadz Hasbullah, Lc, MA, pakar ekonomi syariah. 

Kemeriahan acara makin tercipta dengan penampilan tari dari para santri yang membawakan Tari Pasambahan, Tari Indang, dan tarian lainnya. Para santri yang wisuda dilantik oleh Siti Aisyah, Ketua Yayasan Daarul Qur’an As-Sakinah, yang juga dihadiri oleh Agus Salim, Pengawas TK di Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar.

Para santri yang wisuda dan khatam Alquran ini diarak dalam acara pawai, diiringi dengan permainan musik grup drumband MAN Alam Panjang, dari halaman gedung sekolah TK Alam Panjang As-Sakinah hingga Kantor Kepala Desa Alam Panjang. Kegiatan ini juga merupakan puncak perayaan khatam Alquran 25 orang santri, yangmana sebelumnya mereka telah tampil pada acara yang diselenggarakan pada hari Selasa 8/5/2018 di Yayasan Daarul Qur’an As-Sakinah cabang Pekanbaru. Acara yang digelar dari pukul 19.30 - 22.00 WIB dibuka oleh Nursyamsi Mas'ari sebagai Koordinator Penyelenggara Acara, yang juga merupakan guru TPQ di sekolah itu.

"Saya jadi semangat untuk meningkatkan kualitas TK-TK yang ada di Alam Panjang ini, melihat ramai dan semaraknya acara wisuda dan khatam TK Alam Panjang As-Sakinah ini. Insya Allah, kami akan lebih memberi perhatian pada guru-guru dan juga memberi bantuan fasilitas pada TK-TK yang ada di Alam Panjang ini," kata Khairullah, Kepala Desa Alam Panjang.

Acara wisuda dan khatam ini dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para santri berprestasi di sekolah ini, untuk tingkat Taman Pendidikan Quran (TPQ) diraih oleh Alya Syifa (santri berprestasi tahfidz Alquran), Ridho Almayudi (santri berprestasi 1 TPQ), Anugerah Tama Silalahi (santri berprestasi 2 TPQ).

Sedangkan untuk tingkat Taman Kanak-Kanak Quran (TKQ) diraih oleh M. Bagas Alifqi (santri berprestasi 1 TKQ), Fadhli Purwono (santri berprestasi 2 TKQ). Dan untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) Aiman Rizkullah (santri berprestasi TK Putra), dan Nadia Salsabila (santri berprestasi TK Putri). Sebagian piala yang diserahkan ini merupakan piala yang disumbangkan oleh Nursyamsi Mas'ari, dari piala yang pernah diraihnya saat menjuarai MTQ dan LPQ. Umi Fitria Mayang Sari bahagia karena santri binaannya di TKQ As-Sakinah Pekanbaru ikut berhasil meraih santri berprestasi.

Yayasan Daarul Qur’an As-Sakinah ini didirikan oleh H. Mas'ari pada tahun 1991, berkantor pusat di Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Dan cabangnya ada di Jalan Pemuda gang Sekolah, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Untuk di Kampar para santri dibina oleh 7 orang guru dan di Pekanbaru oleh 4 orang guru. Sekolah ini mengajarkan Murottal Quran, Seni Baca Alquran, dan Tahfidzul Quran, 

"Adapun program yayasan ini adalah 'Menjadikan Santri yang Qurani, berakhlak mulia, serta hafal Alquran'. Sejauh ini pemerintah sangat mendukung program-program kami, seperti akreditasi yang telah diperoleh sekolah kami pada beberapa bulan yang lalu, dengan ini semoga bisa jadi jalan bagi guru-guru kami untuk memperoleh tunjangan dari Pemerintah," kata Nurhabibi Mas'ari, yang juga Kepala Sekolah di TK As-Sakinah Alam Panjang. (M. Fadhli) | Foto : Dok. As-Sakinah
Read More »

Dengung Demokrasi di Pulau Terujung Numfor

Kapolres Biak Numfor dan rombongan bersama warga Biak Numfor
Padang, (d'MonitorPadang) - Persiapan pesta demokrasi tengah semarak di berbagai daerah di Tanahair. Seperti juga di Numfor Timur, sebuah distrik di Pulau Numfor, yang berada di ujung utara Pulau Papua. Para penduduknya antusias untuk menunggu datangnya saat mereka memberikan suara, demi memenuhi hak sebagai warga negara Indonesia.

Untuk merawat suasana harmonis dan kondusif menuju Pilkada Serentak 2018 di Biak Numfor, berbagai program telah dilakukan oleh Polres Biak Numfor. Seperti kunjungan yang dilakukan oleh Kapolres Biak Numfor AKBP Rachmad Amsori. SIK, beserta rombongan ke Kampung Dafi dan Kampung Arini Jaya pada hari Rabu 2/5/2018. Kedatangan mereka disambut dengan tarian adat dan musik tradisional.

Kapolres Biak Numfor dan istri
saat diarak warga Biak Numfor
Keunikan pada acara penyambutannya, Kapolres dan ibu diarak keliling kampung dengan menggunakan sepedamotor yang telah dirancang menyerupai perahu dan didorong bersama-sama oleh seluruh masyarakat kampung.

“Acara penyambutan yang kami sajikan ini sebagai bentuk penghargaan, karena telah bersedia berkunjung ke kampung kami. Dalam sejarahnya, belum pernah terjadi. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami masyarakat Dafi dan Arini Jaya, makanya kami benar-benar menyambutnya dengan penuh suka cita," kata Gerald Maryen, Kepala Kampung Dafi, ketika kami wawancarai Rabu 2/5/2018.

Pada kesempatan tatap mula, Kapolres menyampaikan pesan kepada masyarakat dan pemerintah Kampung Dafi agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban, dan masyarakat agar lebih bijak dalam memilih calon pemimpin untuk Kabupaten Biak Numfor.

"Pilihan boleh berbeda, tetapi tali persaudaraan tetap harus dijaga, agar tetap terjalin dengan baik, sehingga terwujud Pilkada yang aman dan damai," kata AKBP Rachmad Amsori. SIK.

Di akhir kunjungan, Kapolres menyerahkan sembako dan dua ekor ternak sebagai bentuk ikatan tali asih, untuk makin mempererat hubungan silaturahmi.

Adapun yang ikut dalam rombongan kunjungan ini; Ny. Diana Rachmad Amsori (Ketua Bhayangkari) beserta pengurus, Samuel Dominggus Tatiratu. SIK (Kabag Ops AKP), Iptu Heru Prasmono (Kasat Binmas), Iptu Nurdin Rahmati (Kasat Polair), dan Aiptu Muhammad Ruslan (Paur Humas). 

Pada acara penyambutan juga sempat dihadiri oleh Kapten Inf. Suyadi (Danramil Numfor), Iptu Singgih Widodo (Kapolsek Numfor Timur), Ny. Rukiyah Singgih Widodo (Ketua Bhayangkari Ranting Numfor Timur), beserta personil Polsek Numfor Timur. (M. Fadhli) | Foto : Dok. Perwira Management

Read More »

Pementasan L'attitude Untuk Ekspansi Seni Tradisi Indonesia Rasuki Budaya Dunia

Padang, (d'MonitorPadang) - Keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia merupakan energi potensial untuk dapat memberikan kemakmuran bagi bangsanya. Kekayaan seni yang dikandungnya, baik seni tari maupun seni musik merupakan media yang ampuh untuk merealisasikannya. Agar Indonesia makin dilirik dunia, sebagai negara bercandu untuk diobsesikan, jadi surga yang dirindukan untuk dikunjungi wisatawan mancanegara.

Pemikiran ini yang mendasari Genecela Dance Centre (GDC) untuk menggelar L'attitude (the Sound from West to East) pada hari Minggu 29 April 2018 dari pukul 17.00 - 19.30 WIB di Gedung Kesenian Jakarta, dengan menampilkan 250 orang penari, mulai dari usia 3 tahun sampai remaja dan dewasa. Didukung 50 orang tim produksi, disaksikan lebih dari 450 orang penonton. Acara berlangsung megah, bermandikan cahaya.

Pementasan ini mengangkat musik-musik Orchestra dari beberapa provinsi di Indonesia yang dipadukan dengan tarian Ballet, Hip Hop, Tap Dance, Kontemporer, dan Tradisi Kreasi. 

"Event ini diangkat untuk mengembangkan teknik dan kreativitas seni tari itu sendiri, serta sekaligus memperkenalkan dan membangun kesadaran bahwa Indonesia kaya akan lagu-lagu tradisionalnya dari berbagai daerah, sehingga yang belum tahu menjadi tahu, bagi yang tahu akan lebih mengenalnya lagi, agar meningkatkan jiwa nasionalisme berkebangsaan, agar kesenian dan kebudayaan Indonesia makin dilirik dunia, demi meningkatkan devisa negara dari sektor pariwisata," kata Yasinta Juwono Gaerlan, Artistic Director di GDC, saat diwawancarai Senin 30/4/2018.

Yasinta juga mengatakan, “Kesenian adalah sebuah kegiatan yang memberi nurani kepada manusia. Dengan berkesenian, manusia akan menghargai perbedaan, kebebasan berekspresi, dan persaingan yang sehat. Dengan berkesenian pula manusia dapat melatih bukan hanya kepekaan indera saja, tetapi juga motorik. Tanpa kesenian umat manusia niscaya akan menjalani kehidupan yang gersang.”

“Selain rutin melakukan kegiatan ini, GDC juga telah melakukan kerjasama dengan luar negeri dalam bentuk workshop, sebagai upaya agar kesenian dan kebudayaan tradisi yang kaya dimiliki Indonesia merasuki kebudayaan dunia,” kata Yasinta saat menutup wawancara.

Pementasan L'attitude (the Sound from West to East) dapat kita tonton pada link YouTube berikut ini: https://youtu.be/9hm58nWCjUI (Muhammad Fadhli) | Foto : Istimewa
Read More »